auman keras
dan langkahmu tegas
seakan rimba milikmu
bahkan seringai pemburu
lenyap diselimuti malu
hitam oranye yang selalu tegap berdiri
'tak pernah lari
enggan bersembunyi
dari segala tantangan
diddepan mata sendiri
menggapai langit putih, sulit
menyelam dasar laut sakit
namun..
selalu berhasil satukan kawanan ekor loreng
selalu berhasil jalankan mandat tanpa mahkota
semudah itukah?
tapi mengapa?
karena yang ia kejar bukan kasta atau lembaran permata
yang diinginkannya hanyalah kesatuan
dalam jutaan nafas sekumpulan kawan
dan dia telah mengerti
perbedaan manusia dan binatang
sederhana namun 'tak terbayang
Meski berdasi
manusia hanya pikirkan diri sendiri
Namun dia yang berjalan dengan empat kaki
selalu punya dua pilihan..
kewajiban atau mati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar